Biro Kredit Di Afrika Selatan – Fungsi dan Kewajiban

Sebuah biro kredit, yang berbasis di Afrika Selatan, harus terdaftar dengan National Credit Regulator (NCR) yang bertanggung jawab atas pemberlakuan Undang-undang Kredit Nasional No. 34 tahun 2005. Biro kredit terdaftar di Afrika Selatan dapat digambarkan sebagai perusahaan yang terdaftar untuk mengumpulkan informasi dan pembaruan pengeluaran kredit dan pembayaran konsumen.

Dengan demikian lembaga ini menciptakan catatan sejarah kredit konsumen termasuk manajemen kredit yang efektif oleh konsumen.

Setiap biro yang beroperasi di Afrika Selatan harus, ketika mendaftar dengan NCR, menunjukkan tujuan yang akan mengumpulkan informasi kredit konsumen dan jenis perusahaan mana yang akan disediakan biro informasi. Ini juga harus menetapkan standar yang digunakan untuk memastikan keakuratan data.

Batasan memberikan informasi tentang konsumen kepada bank, pengecer, dan penyedia kredit lainnya untuk membantu mereka mendapatkan gagasan tentang kemampuan konsumen untuk membayar hutang dan mengelola itu.

Untuk tujuan ini, biro kredit dapat mengumpulkan informasi tentang penilaian terhadap konsumen, daftar hitam, status peninjauan utang, status kepegawaian, detail kontak, utang saat ini dan masa lalu dan catatan ketidakmampuan membayar, pelunasan pesanan debit, cek tidak dihapus, tindakan penipuan, dan pembayaran terlambat.

Konsumen memiliki hak untuk mengajukan keluhan terkait catatan di biro kredit, yang berbasis di Afrika Selatan. Langkah pertama adalah menghubungi mereka untuk mengoreksi informasi pada catatan mereka. Jika keluhan tidak ditangani konsumen dapat menghubungi Ombudsman Informasi Kredit atau NCR untuk bantuan.

Intinya kemudian, biro kredit di Afrika Selatan memiliki fungsi sebagai kumpulan informasi kredit konsumen dan harus mematuhi peraturan Undang-undang Kredit Nasional yang diberlakukan dan diawasi oleh NCR. Tujuannya bukan untuk memata-matai konsumen, melainkan untuk melindungi penyedia kredit dari penciptaan utang yang ceroboh.